Dari Desa untuk Digitalisasi: Dukcapil Jemput Bola Aktivasi IKD di Desa Ngambon
Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil
Tim Publikasi Informasi Publik
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bojonegoro kembali melaksanakan kegiatan jemput bola aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sekaligus mendukung digitalisasi pelayanan perlindungan sosial (Perlinsos) di wilayah Kecamatan Ngambon. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026, bertempat di Pendopo Desa Ngambon, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Sebanyak 83 orang mengikuti kegiatan aktivasi IKD dan pendampingan terkait digitalisasi Perlinsos. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan administrasi kependudukan sekaligus mendorong pemanfaatan identitas digital dalam mendukung penyaluran program perlindungan sosial.
Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan Camat Ngambon, Operator Adminduk Kecamatan Ngambon, Kepala Desa Ngambon beserta perangkat desa, siswi PKL, TKSK, serta Pendamping PKH. Kolaborasi berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelayanan dan membantu masyarakat selama proses aktivasi IKD.
Melalui kegiatan jemput bola, petugas memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam proses aktivasi IKD. Kehadiran petugas secara langsung di desa diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam memahami tahapan aktivasi maupun penggunaan IKD.
Selain memberikan kemudahan layanan administrasi kependudukan, kegiatan ini juga mendukung pemanfaatan data dan identitas kependudukan secara digital dalam pelaksanaan program perlindungan sosial. Dengan identitas kependudukan yang semakin terdigitalisasi, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran.
Dukcapil Kabupaten Bojonegoro akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping sosial, dan berbagai pihak terkait dalam memperluas jangkauan aktivasi IKD serta mendukung transformasi digital pelayanan publik hingga ke tingkat desa.